10 Anggota Polisi Dilaporkan Aniaya Warga Atas Tuduhan Ikut Serta Pencurian Mobil

Denpasar, sinarindonesia.id– Seorang warga Denpasar, Bali, dikabarkan menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh Sepuluh anggota Polres Klungkung.

Aksi penganiayaan itu dilaporkan korban ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan kini menjadi fokus pemeriksaan penyidik Kepolisian.

Direktur LBH Bali, Rezky Pratiwi, mengatakan penganiayaan itu terjadi pada 26 Mei 2024 dan melibatkan sepuluh anggota Polisi.

“Saat itu, sekitar sepuluh anggota Polres Klungkung datang ke rumah korban berinisial IW, di Denpasar Timur,” kata Rezky, kepada media, dikutip Sabtu (6 Juli 2024).

Dijelaskannya, setibanya di rumah korban, polisi tersebut tidak menemukan IW, karena berada di luar rumah.

“Dari situ, istri korban kemudian menghubunginya untuk pulang. Setibanya di rumah korban langsung dibawa ke sejumlah tempat,” ungkapnya.

Lima Unit mobil dan ponsel milik korban disita polisi tersebut. Dari lima kendaraan yang disita, tiga dianataranya milik rekannya yang dititipkan ke korban.

“Kami menduga, IW ditahan selama 3 haru di sebuah rumah atas tuduhan membantu membawa kabur mobil Pajero yang dicari penyidik,” ujarnya.

Selama menjalani pemeriksaan, korban mengaku mendapatkan penganiayaan menggunakan benda tumpul di bagian wajah dan kepala.

“Setelah mendapatkan penganiayaan, korban kemudian dipulangkan atau dilepas dari tangan sepuluh polisi tersebut pada tanggal 28 Mei 2024,” ucapnya.

Atas informasi itu, LBH kemudian melaporkan hal itu ke Polda Bali. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *