14 Warga Tewas Dilanda Banjir Bandang Dan Lahar Gunung Marapi

Agam, sinarindonesia.id– 14 orang dilaporkan tewas akibar banjir lahar Gunung Marapi Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Banjir lahar itu melanda Kecamatan Sungai Pua dan Canduang. Sementara tiga kecamatan lainnya dilanda banjir akibat tingginya intensitas hujan.

“Ada 14 korban meninggal dunia akibat banjir bandang bercampur abu vulkanik Gunung Marapi,” kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, kepada media, Minggu (12 Mei 2024).

Dijelaskannya, selain Kecamatan Sungai Pua dan Canduang yang diterjang banjir lahar. Ada tiga Kecamatan lain yakni Tanjung Raya, Banuhampu dan IV Koto, yang dihantam banjir bandang.

“Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke RSUAM Bukittinggi,” ungkapnya.

Sesuai laporan yang diterima hingga hari ini, 14 korban meninggal dunia dan puluhan warga lainnya dikabarkan mengalami luka-luka.

“Korban meninggal dunia, terdiri dari 9 Perempuan dan 5 Laki-laki,” ucapnya.

Mereka yanga meninggal dunia adalah Hendra (42) Adila (57), Resfanel (65), Suryani (52), Syaukani (56), Maryam (8), Warni Bahar (64) dan Shanum (3).

“Sementara 6 jenazah lainnya, hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Selain mengakibatkan korban jiwa, Ilham juga mengatakan bahwa peristiwa tersebut juga merusak sejumlah rumah warga dan fasilitas umum lainnya.

“Saat ini, kami masih mendata dampak dari bencana tersebut,” pungkasnya.

Tidak saja melakukan pendataan, BPBD bersama tim gabungan yang melibatkan TNI-Polri dan instansi pemerintahan, dikabarkan juga melakukan penyisiran dan memastikan dampak dari peristiwa tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *