40 ASN Diperiksa Polisi Atas Dugaan Pungli Dana BOS di Disdikpora Majene

Majene, sinarindonesia.id– Dugaan pungutan liar (Pungli) dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2024 di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi sorotan Polisi.

40 orang saksi dari berbagai pihak, dikabarkan telah menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Budi Adi, saat dikonfirmasi mengatakan dugaan pungli tersebut dilakukan oknum ASN yang bertugas di Disdikpora.

“Pungli atau pemotongan dana BOS itu diduga dilakukan oknum ASN di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora),” kata Budi, kepada media, dikutip Sabtu (6 Juli 2024).

Dijelaskannya, dugaan pemotongan dana BOS itu terjadi di sejumlah SD dan SMP di Majene. Peristiwa itu terjadi pada Maret-April 2024.

“Kasus itu terjadi pada Maret-April 2024. Saat ini, 40 saksi telah diperiksa,” ujarnya.

Mereka yang diperiksa adalah Kepala Sekolah, Bendahara Sekolah dan Pegawai Disdikpora Majene.

“ASN yang menjalani pemeriksaan adalah Kepala Sekolah hingga Pengawai Didikpora,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik kepolisian telah meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti.

Akibat perbuatan oknum ASN itu, telah menimbulkan kerugian negara yang jumlahnya masih dalam tahap penghitungan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *