43 Kendaraan Terjaring Operasi ODOL di Tol Bakter

Daerah, Headline102 Dilihat

Lampung Selatan, sinarindonesia.id– Puluhan kendaraan truk maupun fuso bermuatan barang yang melintas di pintu gerbang Tol Lematang, Lampung Selatan, terjebak operasi Over Dimension dan Over Load (ODOL).

Mereka diperiksa petugas, karena dicurigai mengemudi kendaraan dengan kapasitas muatan melebihi batas ketentuan.

Manager Operasi Ruas Tol Bakter Andri Pandiko mengatakan operasi itu dilakukan sebagai sarana penertiban dan juga edukasi ke para pengendara yang melintas di ruas Jalan Tol Bakter.

“Hal ini sebagai bentuk penertiban dan sekaligus mengurangi bahaya kecelakaan akibat kendaraan kelebihan muatan,” kata Andri, kepada media, dikutip Jum’at (17 Mei 2024).

Dijelaskannya, operasi ODOL ini menjadi prioritas pihak pengelola sebagai wujud dan komitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Selain itu, dengan adanya operasi ini setidaknya sudah mencegah adanya kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan bermuatan lebih atau Over Dimension dan Over Load (ODOL).

Dalam pelaksanaannya, operasi ODOL melibatkan pihak Kepolisisan, Dinas Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Provinsi Bengkulu-Lampung.

“Mereka dilibatkan, karena memiliki kewenangan dalam menentukan ukuran standar dimensi dan muatan kendaraan serta penegakan sanksi,” ungkapnya.

Setiap kendaraan yang melintas, diperiksa petugas dengan melakukan penimbangan dan pengecekan panjang kendaraan.

“Selain itu, petugas juga melakukan pendataan kendaraan, seperti pengecekan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Uji Kendaraan Bermotor atau KIR,” sambungnya.

Dalam operasi kali ini, sebanyak 43 kendaraan mulai dari golongan I hingga golongan 3, ditilang petugas.

“Mereka yang ditilang diminta untuk putar balik dan diperingatkan untuk tidak mengulangi kesalahan serupa,” pungkasnya.

Diketahui, operasi ODOL ini menjadi perhatian pengelola Tol dalam hal ini PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, tidak lain adalah untuk membatasi kendaraan ODOL melintas di ruas Tol Bakter.

Hal itu juga seiring dengan wacana Kementerian Perhubungan RI dalam upaya mencegah adanya kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan yang bermuatan lebih, serta sebagai upaya mewujudkan program “Zero ODOL”. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *