6 Kecamatan Dilanda Banjir Dan Longsor, 500 KK Terdampak

Luwu, sinarindonesia.id– Enam Kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dikabarkan dilanda bencana banjor dan longsor akibat hujan deras.

Lima ratus kepala keluarga, dilaporkan terpaksa diungsikan ke berbagai tempat karena terdampak peristiwa tersebut.

Kepala BPBD Sulawesi Selatan, Amson Padolo, mengarakan bencana banjir dan longsor terjadi diberbagai titik lokasi.

“Iya benar, ada beberapa titik banjir dan longsor,” kata Amson, kepada media, dikutip, Senin (8 Juli 2024).

Dijelaskannya, peristiwa itu terjadi saat hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi sejak Minggu (7 Juli 2024).

“Hujan dengan intensitas tinggi, diketahui hampir merata terjadi di Kabupaten Luwu,” ungkapnya.

Sesuai informasi awal yang diterima, titik bencan longsor terjadi di Desa Bolu, Kecamatan Bastem dan Desa Komba, Kecamatan Larompong.

“Untuk titik banjir, terparah terjadi di Kecamatan Bua Ponrang, Kecamatan Larompong, Ponrang Selatan dan Kecamatan Suli,” terangnya.

Akibat bencana banjir dan longsor tersebut, satu Desa dilaporkan terisolir akibat putusnya jalan penghubung antar desa.

“Jalan penghubung di Desa Komba tertutup material longsor sepanjang 15 Meter dan menimpa satu rumah warga,” ujarnya.

Selain memutuskan akses jalan penghubung antar desa, 500 kepala keluarga saat ini terpaksa di evakuasi dan ada 1 kepala keluarga dikabarkan tertimpa longsor.

“Ada 500 KK terpaksa dievakuasi dan 2 KK dikabarkan terdampak longsor,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR gabungan yang melibatkan TNI/Polri saat ini masih melakukan upaya pembersihan material akibat banjir dan longsor tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *