66 Rekening Tersangka Korupsi PT Timah Diblokir Kejagung

Jakarta, sinarindonesia.id– 66 rekening milik para tersangka kasus korupsi tana niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah, telah diblokir Kejaksaan Agung.

Pemblokiran dilakukan untuk mempermudah mengusut dugaan aliaran dana korupsi yang bernilai pantastis Rp 271 Triliun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, mengatakan dari pemblokiran itu, nantinya akan terlihat aliran dana yang berasal dari korupsi.

“Saat ini, setidaknya sudah 66 rekening para tersangka telah kami blokir,” kata Sumedana, kepada media, Jum’at (17 Mei 2024).

Dijelaskannya, untuk penyidikan lainnya, kami juga telah menyita sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah Tangerang Selatan.

Penyitaan aset itu, belum termasuk 55 Unit alat berat, 16 Unit Mobil, dan 187 bidang tanah dan bangunan yang ikut disita.

“Kami juga telah menyita aset berupa enam smelter di daerah Kepulauan Bangka Belitung dengan luas tanah 238.848 Meter persegi,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini Kejagung telah menetapkan 21 tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga timah di IUP PT Timah.

Mereka adalah Direktur Utama PT Timah 2016-2021 Mochtar Riza Pahlevi Tabrani dan Harvey Moeis sebagai perpanjangan tangan dari PT Refined Bangka Tin. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *