7 Ternak Mati diduga Antraks Daging Sempat dikonsumsi Puluhan Orang

Sleman, sinarindonesia.id– Tujuh ekor hewan ternak milik sejumlah warga di Dusun Kalinongko Kidul, Gayamharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikabarkan mati mendadak diduga terjangkit antraks. Ketujuh ternak yang dilaporkan mati tersebut, terjadi dalam waktu yang berbeda-beda.

“Ada satu sapi dan enam kambing di wilayahnya yang mati diduga karena antraks. Ketujuh ternak tersebut mati dalam waktu berbeda-beda,” kata Kepala Dusun Kalinongko Kidul, Marjoko, kepada media, dikutip Sabtu (9 Maret 2024).

Dijelaskannya, ada empat ekor yang mati secara bersamaan sekitar tanggal 10-11 Februari 2024 lalu. Satu ekor langsung dikubur lantaran ditemukan dalam kondisi mati.

“Sementara tiga ekor lainnya digorok atau disembelih sebelum dibrandu alias dibagi-bagikan ke warga sekitar,” sambungnya.

Setelah kejadian itu, satu ekor sapi milik warga setempat juga menyusul mati setelah sempat sekarat dan disembelih. Lagi-lagi, dagingnya dibagikan ke sejumlah warga.

“Kami bagikan ke warag, dibagikan kepada 30an kepala keluarga,” ungkapnya.

Bahkan kata Marjoko, daging ternak itu dimakan oleh lebih dari 50 orang.

“Soale itu yang namanya makan daging, kalau punya saudara mesti dikasih-kasihkan tetangga,” lanjutnya.

Bagi-bagi daging ternak itu, diakui Marjoko, dilakukan atas dasar ketidaktahuan. Begitu dilaporkan bahwa mereka yang mengonsumsi daging tersebut mengalami diare, pusing, muntah, sakit perut, demam dan lain sebagainya, barulah hal itu dihentikan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *