Alasan Ekonomi, Dua Ibu Nekad Membuat Konten Pencabulan Terhadap Anak Kandungnya

Jakarta, sinarindonesia.id– Kasus dugaan ibu cabuli anak kandung yang terkuak dari akun Facebook dengan iming-iming sejumlah uang, belakangan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Masyarakat digegerkan dengan peristiwa tersebut karena ditemukan dua kasus yang sama di daerah Tangerang Selatan dan Bogor.

Tidak salah-salah, rekaman video bernuansa asusila yang melibatkan anak di bawah umur memperlihatkan dugaan tindak pencabulan ibu terhadap anak kandung.

Video yang disebarkan itu diduga dibuat atas desakan kebutuhan ekonomi sehingga sosok ibu nekad membuat konten bernuansa asusila.

Pembuatan konten, diketahui merupakan perintah dari sebuah akun Facebook dengan iming-iming sejumlah uang.

Di Tangerang Selatan, dikabarkan seorang ibu berinisial R (22) ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak kandungnya.

Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Hendri Umar, mengatakan R membuat rekaman video pelecehan seksual itu karena kebutuhan ekonomi.

“Pelaku diiming-imingi uang hingga Rp 15 juta oleh pemilik akun Facebook Icha Shalika untuk sebuah konten video,” kata Hendri, kepada media.

Sementara itu, di Bogor, Jawa Barat, kasus serupa kembali mencuat dan Polda Metro Jaya kembali menangani kasus tersebut.

Seorang ibu berinisial AK (26) ditangkap atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya.

Dari hasil penyelidikan, perbuatan asusila itu terjadi pada Desember 2023 di Tembelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan bahwa video dibuat atas perintah pemilik akun Icha Shakila.

Akun tersebut sebelumnya juga memerintahkan hal yang sama pada R di Tangerang Selatan.

Dengan terungkapnya dua kasus yang sama tersebut, penyidik kini berupaya mengungkap pemilik akun Facebook atas nama Icha Shakila. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *