Awan Panas Gunung Lewotobi Pengaruhi Tower BTS Polisi Pasang Spanduk Himbauan

Flores Timur, sinarindonesia.id– Semburan awan panas dari Gunung Lewotobi Laki-Laki, dikabarkan mempengaruhi jaringan tower Base Transceiver Station (BTS) Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Tower BTS yang paling berpengaruh adalah Desa Nobo. Suhunya diketahui mencapai 62 derajat Celsius,” kata Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Flores Timur Hery Lamawuran, kepada awak media, Rabu (17 Januari 2024).

Dijelaskannya, dengan adanya semburan awan panas tersebut dikhawatir akan membakar tower tersebut.

Kebakaran itu bisa terjadi, menurut Hery karena adan peningkatan suhu yang mencapai 62 derajat Celsius.

“Adapun batas suhu tower tertinggi adalah 78 derajat Celsius. Jika lebih dari itu, tower bisa terbakar,” ucapnya.

Data yang dilangsir Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-Laki, hari ini telah terjadi awan panas guguran sebanyak lima kali dengan jarak luncur 1.500-2.000 Meter mengarah ke utara dan timur laut pada Rabu pukul 06.00-12.00 Wita.

“Sementara, pada pukul 15.56 Wita terjadi lagi guguran awan panas,” Kata Kepala Balai Pengamatan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Geologi NTT-NTB, Arios Ghele Raja, kepada awak media.

Akibat terus meningkatnya aktivitas Gunung Lewotobi, Polres Flores Timur, dalam dua hari terakhir, telah memasang spanduk peringatan di badan jalan negara Trans Larantuka-Maumere.

“Dilarang berhenti sepanjang jalan, erupsi gunung berapi (sesuai rekomendasi PVMBG) pengguna jalan dilarang berhenti dengan alasan apapun. Keselamatan jiwa yang diutamakan,” begitu tulisan yang terpanjang pada spanduk yang dipasang oleh Polres Flores Timur. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *