Banding ditolak Lukas Enembe dihukum 10 Tahun Penjara

Jakarta, sinarindonesia.id– Upaya banding Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, dikabarkan ditolak Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Bahkan, hukuman yang diharapkan bisa berkurang, malah diperberat menjadi 10 tahun.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama sepuluh tahun,” tulis amar banding yang dipublikasikan Direktori Putusan Mahkamah Agung (MA) dikutip Kamis (7 Desember 2023).

Diketahui, Lukas dinyatakan bersalah dalam kasus suap dan gratifikasi dalam pengadaan protek di Papua. Mantan Gubernur Papua itu cuma divonis delapan tahun penjara.

Pemberatan hukuman tersebut diputuskan Hakim Tinggi Herri Swantoro dengan anggota Hakim Tinggi Anthon R Saragih dan Brhotma Maya Marbun.

Para pengadil meyakini Lukas bersalah karena menerima suap dan gratifikasi. Lukas juga diberikan pidana denda Rp1 miliar subsider empat bulan kurungan. Dia juga wajib membayarkan uang pengganti sebesar Rp47,8 miliar.

“Membebankan terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp47.833.485.350,” tulis putusan banding.

Pidana pengganti itu wajib dibayarkan dalam waktu sebulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap. Jika tidak, pidana ditambah lima tahun penjara.(Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *