Banjir di Tulang Bawang 4 Rumah Hancur Terbawa Arus dan Jalinsum Lumpuh Total

Daerah263 Dilihat

Tulang Bawang (SL)-Banjir yang menggenangi di Portal Indo Lampung, Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang mengakibatkan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera lumpuh total dan mengalami kemacetan. Sementara waktu, lalu lintas dialihkan ke Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Bawang Latak dan Tol Sumatera, Kamis 9 Maret 2023.

Saat meninjau banjir di Portal Indo Lampung, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial (Kesos) Pemkab Tulang Bawang Akhmad Suhary menghimbau agar masyarakat tidak panik dan masyarakat yang hendak menuju Tulang Bawang juga diimbau untuk putar balik, lewat Jalinpantim dan Tol Sumatera (Gerbang Tol Gunung Batin-red) serta sebaliknya dari arah Tulang Bawang menuju Bandar Lampung disarankan melalui gerbang Tol Menggala.

“Kondisi jalan saat ini putus total tidak memungkinkan untuk dilalui, oleh karena itu bagi para pengendara agar putar arah menuju Gerbang Tol Menggala atau melalui Jalan Lintas Pantai Timur Bawang Latak,” ujar Akhmad.

Soal bencana banjir, Suharyo menjelaskan pemerintah daerah sudah membuat posko pengamanan bencana banjir yang terletak di Kampung Bujung Tenuk.

“Posko sudah kita buat, masyarakat sedang dalam proses evakuasi. Mengingat curah hujan masih berlanjut, kemungkinan ketinggian air dapat sewaktu-waktu meningkatkan,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan, saat ini petugas gabungan masih membantu evakuasi warga terdampak bencana banjir. Cuaca mendung dan gerimis masih mengguyur Kabupaten Tulang Bawang dengan intensitas sedang.

Sebelumnya, sejak Rabu malam 8 Maret 2023 hujan deras mengguyur Kabupaten Tulang Bawang dan puncaknya pada Kamis 9 Maret 2023 sekira dinihari 04.00 WIB. Akibat luapan air sungai Tulang Bawang yang meningkat, beberapa wilayah di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur itu mengalami bencana banjir. Salah satu tempat terparah yakni di wilayah Portal Indo Lampung, Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala.

Dari insiden itu, setidaknya 25 rumah dan warung kecil milik warga yang terbuat dari kayu semi permanen turut rusak parah akibat terjangan banjir tersebut bahkan 4 rumah diantaranya hancur terbawa arus.

Kepala Pelaksana BPBD Tulang Bawang Kanedi mengatakan kedalaman air saat ini mancapai 1,5 meter di Portal Indo Lampung dan setengah meter di sepanjang jalan kali miring, Kampung Kagungan Rahayu.

“Tidak ada korban jiwa dari bencana banjir ini, Namun 25 rumah terdampak banjir, 4 diantaranya hancur terbawa arus banjir, hewan ternak berupa kambing dan ayam mati serta merendam dua kendaraan roda empat juga badan Jalinsum,” pungkasnya.

Heri salah seorang warga setempat yang terdampak bencana tersebut mengaku kaget. Sebab baru kali ini wilayah tersebut terkena banjir akibat hujan deras sejak semalam dan luapan sungai didekat lokasi. “Baru kali ini airnya sampai setinggi lutut karena di guyur hujan semalaman, kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” ungkapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *