Bawaslu Tetapkan Prosedur Pembagian Surat Suara di Taipei Pelanggaran Pemilu

Jakarta, sinarindonesia.id– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menetapkan dugaan salah prosedur pembagian surat suara Pemilu 2024 di Taipei, Taiwan, sebagai pelanggaran administrasi Pemilu. Dengan demikian, tidak ada alasan hukum bagi KPU untuk menyatakan sejumlah 31.276 surat suara yang telah dikirim melalui pos oleh PPLN Taipei kepada pemilih sebagai surat suara rusak.

“Terdapat dugaan pelanggaran administrasi pemilu yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) pos dan atau PPLN Taipei,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Puadi, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (28 Desember 2023).

Dijelaskannya, pengiriman surat suara dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) kepada pemilih dengan metode pos berdasarkan lampiran PKPU 25 Tahun 2023 seharusnya baru dikirim pada tanggal 2 sampai 11 Januari 2024 atau 30 hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara.

Sementara, terkait dengan 31.276 surat suara yang dinyatakan KPU sebagai surat suara rusak. Kata Puadi, Bawaslu berpandangan tidak terdapat dikriteriakan surat suara rusak akibat kesalahan prosedur pengiriman.

Ditegaskannya, dalam Keputusan KPU Nomor 1395 Tahun 2023 pada halaman 19 terkait kriteria surat suara rusak, tidak ada poin yang menyebutkan salah prosedur pengiriman sebagai salah satu indikator untuk menyatakan surat suara rusak.

“Untuk itu, jelas tidak ada alasan hukum bagi KPU untuk menyatakan surat suara yang telah dikirim melalui pos oleh PPLN Taipei kepada pemilih sebagai surat suara rusak,” tegasnya.

Puadi juga mengatakan Bawaslu khawatir penetapan surat suara yang telah dikirim sebagai surat suara rusak dan meminta pengiriman surat suara pengganti akan menimbulkan potensi masalah baru dan lebih kompleks. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *