BMKG Merilis 110 Kejadian Gempa Dalam Sehari di Tuban

Tuban, sinarindonesia.id– Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas II Pasuruan, merilis total peristiwa gempa yang terjadi di utara perairan Tuban dan sekitar Pulau Bawean, Jawa Timur, mencapai 110 kejadian. Peristiwa itu terjadi, dari pagi hingga malam pada Jum’at (22 Maret 2024).

“Jadi seharian di tanggal 22 Maret 2024, sampai jam 23.00 terjadi 110 gempa bumi,” kata Kepala Stadiun Geofisika Kelas II Pasuruan, Rully Oktavia Hermawan, kepada media, Sabtu (23 Maret 2024).

Dijelaskannya, variasi besaran gempa paling kecil adalah 2,7 Magnitudo dan terbesar 6,5 Magnitudo.

“Rata-rata gempa dengan kekuatan di atas 2,0 Magnitudo terjadi 21 kali,” ungkapnya.

Selain itu untuk gempa dengan kekuatan di atas 3,0 Magnitudo terjadi 75 kali dan di atas 4,0 Magnitudo terjadi 10 kali. Sementara gempa terbesar 5,0-6,0 Magnitudo terjadi tiga kali dan di atas 6,0 Magnitudo terjadi satu kali.

Adapun lokasi gempa berada pada titik 5,74 Lintang Selatan, 112,32 Bujur Timur atau 132 km Timur Laut Tuban dan berdekatan dengan Pulau Bawean, Gresik. Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 10 Km.

Gempa tersebut dirasakan di Tuban dalam skala intensitas IV-V Modified Mercalli Intensity (MMI) dan Bawean intensitas III-IV MMI.

Guncangan dari peristiwa itu juga dirasakan masyarakat di Jepara, Lamongan, Bojonegoro, Surabaya, Kudus, Pekalongan, Nganjuk, Pacitan, Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Pasuruan, Malang, Semarang, dan Yogyakarta. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *