BMKG Minta Dilakukan Modifikasi Cuaca Cegah Bencana Sumatera Barat

Jakarta, sinarindonesia.id– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mememinta pemerintah untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di Sumatera Barat.

Hal itu dipandang penting, guna mengurangi potensi hujan deras dengan intensitas tinggi yang dapat mengakibatkan bencana alam.

“Kami sesuai analisis dan kondisi yang terjadi di Sumatera Barat, merekomendasikan kepada pihak terkait untuk melakukan TMC,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, kepada media, dikutip Senin (13 Mei 2024).

Dijelakannya, modifikasi yang dimaksud adalah dengan cara menabur zat NaCIa tau garam ke langit menggunakan pesawat.

“Cara itu kami pandang efektif untuk mengendalikan potensi awan penghujan,” ungkapnya.

Kondisi cuaca yang tidak bersahabat di Sumatera Barat itu, diakui BMKG telah terdeteksi sejak 8 Mei 2024.

Sesuai analisa BMKG, pihaknya mendapati fenomena Sirkulasi Sinklonik atau pembentukan awan dan belokan angin lokal di Sumatera Barat turut berkontribusi derasnya intensitas hujan hingga mencapai lebih dari 300 mm.

“Melalui TMC, diharapkan tidak memperparah dampak bencana sekaligus menunjang kelancaran upaya penanggulangan yang tengah dilakukan,” harapnya.

Selain meminta dilakukannya TMC, BMKG juga menyerukan kepada masyarakat untuk tetap waspada saat hujan deras dengan intensitas tinggi.

Tingkat kewaspadaan yang perlu disiapakan, adalah untuk 10 hari ke depan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *