BPBD Merilis!! 31 Orang Terluka Ratusan Rumah dan Pabrik Rusak diterjang Puting Beliung

Bandung, sinarindnesia.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat merilis kerusakan akibat bencana angin puting beliung yang melanda Kabupaten Bandung dan Sumedang, Jawa Barat. Sebanyak lima kecamatan tercatat sebagai daerah terparah yang mengalami kerusakan.

Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat, saat dikonfirmasi mengatakan tiga wilayah yang terdampak angin puting beliung itu adalah Kecamatan Cicalengka, Kecamatan Cileunyi dan Kecamatan Rancaekek di Kabupaten Bandung. Sementara dua Kecamatan lainnya yang terdampak parah adalah Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Cimanggung, di Kabupaten Sumedang.

“Untuk Kabupaten Sumedang, ada 13 bangunan pabrik terdampak dan 10 rumah warga porak-poranda. Sementara di Kabupaten Bandung ada empat pabrik terdampak, 47 rumah rusak, 13 rusak sedang dan 26 rusak berat,” kata Hadi Rahmat, kepada media, Kamis (22 Februari 2024).

Untuk wilayah Kabupaten Sumedang, warga yang terdampak masih dalam pendataan. Namun BPBD mencatat di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ada 12 orang mengalami luka-luka.

Sementara untuk di Kabupaten Bandung, korban luka sebanyak 19 orang. Mereka mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka dan RSKK.

“Sementara korban mengungsi hingga kini masih dalam pendataan dan validasi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Rakhmat Prasetia saat dikonfirmasi mengatakan sejumlah faktor menjadi dalang di balik cuaca ekstrem ini, di antaranya kondisi suhu muka laut sekitar wilayah Indonesia.

“Suhu muka laut di sekitar wilayah Indonesia relatif hangat, mendukung penambahan suplai uap air ke wilayah Indonesia termasuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Hal itu juga selaras dengan kelembapan udara di lapisan 850-500 mb yang relatif basah yakni antara 45-95 persen,” kata Rakhmat.

Selain itu, Rakhmat menyebut sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Pulau Sumatera mengakibatkan terbentuknya area netral poin dengan area pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) serta belokan angin (shearline) berada di sekitar wilayah Jawa Barat. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *