Bupati Meradang!! Masuk Satpol PP Kebumen Dibandrol Rp 70 Juta

Kebumen, sinarindonesia.id– Rekrutmen Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dilaporkan warga ke Bupati terdapat unsur pungutan liar (Pungli).

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, yang menerima laporan itu geram dengan situasi yang terjadi di perekrutan Satpol PP di Pemerintahannya.

“Saya menerima laporan melalui WhatsApp pada Rabu (29 Mei 2024). Setelah itu, korban saya panggil dan minta penjelasan,” kata Arif, kepada Media, Jum’at (31 Mei 2024).

Dijelaskannya, dari keterangan itu pihaknya kemudian mengambil tindakan dengan melakukan penyelidikan internal.

“Dari situ, kami melakukan penyelidikan internal,” ungkapnya.

Diakui Arif, amarahnya sempat memuncak setelah mengetahui hal itu. Ia yang saat ini tengah gencarnya membangun pemerintahan yang bersih, ternodai dengan ulah oknum yang melakukan pungli dalam proses rekrutmen Satpol PP.

“Dalam penyelidikannya, kami tidak hanya menemukan soal pungli, tapi lebih tepat disebut dengan pemerasan,” ucapnya.

Tidak tangung-tangung, korban diminta Rp 30 juta diawal dengan nominal lengkap untuk proses rekrutmen Rp 70 juta.

“Temuan itu luar biasa. Saya meyakini ada orang dinas yang terlibat. Hal ini sangat memprihatinkan. Untuk pelaku sudah diketahui, pastikan akan diproses hukum,” pungkasnya.

Sebagai bentuk keterbukaan, Bupati Arif Sugianto, dikabarkan sampai-sampai menulis kejadian tersebut di akun Facebook pribadinya soal pungli tersebut.

Hal itu dilakukan, sebagai bentuk keprihatinan dan menghilangkan kecurigaan masyarakat yang menduga hal itu terjadi atas perintah dirinya. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *