Bupati Sidoarjo dan Kepala BPPD diperiksa KPK

Jakarta, sinarindonesia.id– Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono, dikabarkan akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Mereka diperiksa atas dugaan korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang di Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo.

“Sesuai informasi, pemeriksaan akan dilakukan hari ini, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terjadap Bupati dan Kepala BPPD Sidoarjo,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, kepada media, dikutp Jum’at (2 Februari 2024).

Dijelaskannya, KPK pada dasarnya menggali informasi lebih lanjut atas dugaan keterlibatan Bupati dan Kepala BPPD Sidoarjo dalam kasus korupsi pemotongan dan penerimaan uang.

“Informasi awal menyebutkan, potongan dana insentif pajak yang diduga melibatkan tersangka Kasubag Umum BPPD Sidoarjo Siska Wati untuk kepentingan bupati,” lanjutnya.

Diketahui, besaran pendapatan pajak BPPD Sidoarjo di tahun 2023 sejumlah Rp1,3 triliun. Atas perolehan tersebut, ASN di BPPD mendapatkan dana insentif.

“Hemat kami, Siska secara sepihak telah memotong dana insentif tersebut,” ungkap Ali.

Dalam hal itu, kata Ali Terdapat potongan sebesar 10 persen sampai dengan 30 persen dari para ASN di lingkungan BPPD Kabupaten Sidoarjo. Khusus tahun 2023, Siska menerima potongan dana insentif sebesar Rp2,7 miliar. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *