Bupati Solok Selatan Dipanggil Kejaksaan Tinggi Terkait Dugaan Korupsi Penggunaan Lahan Hutan Negara Tanpa Izin

Daerah, Kriminal132 Dilihat

Sumatera Barat, sinarindonesia.id– Bupati Solok Selatan Khairunas, dikabarkan mendapat panggilan pemeriksaan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

Yang bersangkutan diperiksa atas dugaan korupsi penggunaan lahan hutan negara tanpa izin.

Khairunas, menurut Kejaksaan Tinggi bersama kelompok tani yang dikelola adik iparnya diduga menggunakan lahan hutan negara dengan menanam sawir seluas 650 hektar tanpa Hak Guna Usaha (HGU).

“Iya benar, surat panggilan sudah kami kirimkan. Yang bersangkutan dijadwalkan akan diperiksa Rabu (8 Mei 2024),” kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar Hadiman, kepada media, Senin (6 Mei 2024).

Dijelaskannya, terungkapnya kasus tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat.

Dari laporan itu, disebutkan bahwa ada sekitar 650 hektar lahan hutan negara di Solok Selatan yang ditanami pohon sawit.

“Atas dugaan itu, kami menduga terdapat kerugian negara,” ungkapnya.

Untuk saat ini, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat telah memeriksa 13 orang saksi mulai dari kelompok tani hingga perangkar daerah Sekda solok Selatan.

“Kami telah memeriksa 13 orang saksi,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat juga dikabarkan akan memeriksa wali nagari dan satu orang dari organisasi perangkat daerah. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *