Caleg DPRD DKI Tertipu Pinjaman Modus Beli Koper

Jakarta, sinarindonesia.id- Seorang calon anggota legislatif (Caleg) DPRD DKI Jakarta, Berinisial M, menjadi korban penipuan senilai Rp 30 miliar. Korban dijanjikan akan mendapatkan dana kampanye yang disebut pelaku, dengan istilah uang beli koper. Korban yang tertarik akhirnya mengikuti aturan main pinjaman dengan menyetor uang senilai Ratusan Juta rupiah.

Korban yang merasa dirugikan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambora. Satu dari empat orang pelaku berhasil diamankan, sementara tiga orang lainnya yang dikabarkan berasal dari solo, hingga kini masih dalam penyelidikan.

“Hingga kini baru tersangka NZ (52) yang berhasil diamankan. Belum sampai pada orang-orang yang mengaku bernama Gus Rudi, Romo Budi dan Rina,” kata Kapolsek Tambora Komisaris Polisi Putra Pratama Putra, Minggu (12 November 2023).

Dalam kasus penipuan pinjaman dana kampanye itu, polisi telah menangkap NZ, yang bertindak sebagai makelar penipuan dengan modus beli koper tersebut. Perempuan yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, mengaku telah menghabiskan uang M sebanyak Rp 23 juta untuk dipakai kebutuhan sehari-hari.

Mulanya kasus penipuan caleg DPRD DKI ini berawal dari tawaran NZ kepada M untuk mencarikan pinjaman dana untuk modal kampanye tanpa jaminan. NZ mengaku kenal pemberi pinjaman dari Solo.

Ketentuan pinjaman tanpa jaminan itu, disebut hanya proposal dan beli koper yang akan diisi dengan uang pinjaman Rp 5 miliar per koper. M bahkan sempat bertemu pemodal itu di Hotel Solo Tiara pada (23 Agustus 2023), mereka yang ditemui adalah Gus Rudi dan istrinya, Rina, serta Romo Budi, ayah dari Gus Rudi. Dalam pertemuan itu, M dijanjikan akan diberi pinjaman hingga Rp 30 miliar. (red)

By: Hadid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *