Dana Luar Negeri Masuk Ke Rekening 21 Bendahara Partai Politik

Jakarta, sinarindonesia.id– Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dikabarkan menemukan penerimaan dana senilai ratusan miliar rupiah dari luar negeri ke bendahara 21 partai politik disepanjang tahun 2022-2023.

“Ditemukan adanya 8.270 transaksi dari 21 partai politik,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, kepada awak media.

Dijelaskannya, penerimaan dana itu, kemudian didapati pihaknya meningkat menjadi 9.164 transaksi di tahun 2023.

“Di tahun 2022 penerimaan dananya hanya Rp83 miliar, di 2023 meningkat menjadi Rp195 miliar,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menerima laporan dari International Fund Transfer Instruction (IFTI) terhadap 100 orang yang terdapat dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu.

Disitu dikatakan, ada penerimaan total senilai Rp7,7 triliun dari luar negeri terhadap 100 DCT tersebut. Selain itu ada yang mengirim ke luar dengan total nilai Rp5,8 triliun.

Dipastikan Ivan, dalam temuan ini 100 orang dalam DCT yang menerima uang dari luar negeri dan mengirim uang ke luar negeri bisa berbeda.

“Mereka menerima uang dari luar negeri sebesar itu. Ada juga yang mengirim ke luar. 100 ini bisa beda-beda ya, bisa sama, bisa beda-beda,” ungkapnya.

Bukan saja persoalan transfer dari luar negeri, juga ditemukan adanya laporan transaksi pembelian barang yang secara tidak langsung terkait dengan upaya kampanye dan aktivitas lainnya senilai Rp592 miliar.

“Ada laporan transaksi pembelian barang yang secara tidak langsung terkait dengan upaya kampanye dan segala macam, itu ada 100 DCT dengan total transaksi sekitar Rp592 miliar sekian,” paparnya.

Diakui Ivan, pihaknya akan mengirimkan data dan temuan ini kepada pihak penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum. Dikutip CNN. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *