Deklarasi Satpol PP Dukung Gibran dilaporkan Tim Pemenangan Ganjar Mahfud

Daerah, Headline, Politik358 Dilihat

Garut, sinarindonesia.id– Deklarasi dukungan 13 orang oknum anggota Satpol PP Kabupaten Garut, Jawa Barat, terhadap Cawapres nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka, akhirnya berujung polemik. Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jawa Barat untuk capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud, melaporkan kejadian tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Sebuah pelanggaran yang harus ditindak oleh Bawaslu dan respons laporannya sudah diterima dan akan dikaji oleh Bawaslu Jabar,” kata Perwakilan TPD Ganjar-Mahfud Rafael Situmorang, kepada awak media, Rabu (3 Januari 2024).

Dijelaskannya, pihaknya melaporkan temuan itu, karena video berdurasi 19 detik itu kini beredar di media sosial, terlihat jelas dengan lantangnya mereka mendeklarasikan dukungan terhadap Gibran.

Mengenai laporan yang disampaikan ke Bawaslu, akan terus dipantau. Sesuai informasi yang disampaikan, tindak lanjut dari laporan tersebut akan dikaji Bawaslu hingga tiga sampai empat hari kedepan.

“Kami akan datang lagi ke sini untuk mengetahui tindakannya seperti apa. Apakah sudah mereka kaji di internal mereka. Kita ingin tahu pendapat mereka seperti apa. Apakah ada dugaan pelanggaran undang-undang Pemilu atau undang-undang ASN,” ungkapnya.

Ditegaskannya, secara keseluruhan pihaknya mengaku apa yang dilakukan oknum Satpol PP Garut itu adalah sebuah pelanggaran apalagi berstatus ASN.

Pihaknya berharap laporan tersebut ditindaklanjuti dan harus ada sanksi tegas terhadap oknum yang mencoreng netralitas ASN dalam pelaksanaan pemilu.

“Agar persoalan serupa tidak diulangi lagi dan ada efek jera bagi mereka,” pungkasnya.

Mengenai adanya sanksi dari Pemerintah Kabupaten Garut terkait deklarasi dukungan tersebut, dikatakan Rafael, tidak cukup untuk mengembalikan nama baik ASN yang dituntut untuk tidak berpolitik. (Red)  

By: H@did