Demo Sengketa Pilpres Ricuh, Massa Saling Lempar Batu

Jakarta, sinarindonesia.id– Aksi saling lempar batu di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pecah, jelang putusan gugatan Pilpres 2024 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Aksi pelemparan batu itu terjadi, saat sekelompok pemuda yang baru menggelar aksi pada pukul 15.00 WIB, membuat gaduh terhadap pengunjuk rasa yang sudah sejak pagi menggelar aksi.

Dari lokasi kejadian, terpantau aksi sekelompok pemuda itu datang dari arah Balai Kota, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.50 WIB.

Sesampainya di lokasi unjuk rasa, sejumlah orang terlihat melemparkan batu kepada kelompok pendemo yang sejak pagi sudah menggelar aksi unjuk rasa.

Beruntung, kericuhan antar dua kelompok massa tidak berlangsung lama. Aparat kepolisian yang berjaga berhasil meredam persoalan tersebut.

Diketahui, massa pendukung calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, jalan Medan Merdeka Barat jelang putusan gugatan Pilpres 2024 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Massa yang berkumpul di jalan Medan Merdeka Barat menyuarakan permintaan penundaan penghitungan suara dan pemungutan suara ulang.

“Sesuai dengan tuntutan 01 di MK adalah mendiskualifikasi (pasangan capres nomor urut) 02 atau kalau tidak Gibran (Gibran Rakabuming), karena sudah cacat mental,” Orasi koordinator aksi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kawasan patung kuda, masih dipenuhi pengunjuk rasa dari dua kubu Pilpres yang bersengketa di Mahkamah Konstitusi. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *