Dentuman Keras Gunung Marapi Kembali Terjadi Warga Ketakutan Karena Muncul Cahaya Percikan Api

Sumatera Barat, sinarindonesia.id– Gunung Marapi Sumatera Barat, dikabarkan kembali mengeluarkan suarat dentuman keras disertai gemuruh saat erupsi. Cahaya kemerahan keluar dari kawah puncak Gunung, hingga menggundang kepanikan warga, karena suara gemuruh terdengan selama 10 menit.

“Kami menyaksikan munculnya cahaya kemerahan keluar dari kawah puncak Marapi,” kata salah seorang warga Desa Bukti Batuah Hendra, kepada sinarindonesia.id, Minggu (7 Januai 2024)

Dentuman keras disertai gemuruh yang mengeluarkan Cahaya kemerahan itu sontak membuat warga ketakutan karena sebelumnya tidak ada peringatan dini erupsi.

“Kami pani dan ketakutan karena tidak adanya peringatan dini erupsi kapan terjadi,” ungkap Hendra.

Hendra juga menambahkan, selain cahaya seperti percikan api, Gunung Marapi juga menimbulkan suara gemuruh dengan periode cukup lama dan terdengar jelas.

“Dentuman disertai gemuruh itu terdengar kira-kira 10 menit, bahkan sebagian warga merasakan adanya getaran seperti gempa bumi saat oeristiwa itu terjadi,” ucapnya.

Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) mencatat lebih dari 100 kali terjadi letusan sejak periode erupsi awal Desember 2023.

“Hingga kini telah terjadi 113 kali letusan Gunung Marapi pada desember 2023. Sementara enam kali di 2024 termasuk tiga kali pada hari Sabtu (6 Januari 2024),” kata petugas PGA, Teguh Purnomo.

Sesuai Permen ESDM nomor 15 tahun 2011, warga di pemukiman diminta tetap tenang karena saat ini Gunung Marapi berada di level waspada, sehingga masyarakat masih bisa beraktivitas dengan meningkatkan kewaspadaan. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *