Direktur BUMDes Sanggau Ditangkap Kejari

Sanggau, sinarindonesia.id– Direktur Badan Usaha Milik Desa di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dikabarkan ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) atas dugaan korupsi penggunaan anggaran fiktif.

Yang bersangkutan berinisial HS, diketahui membuat laporan palsu atau fiktif pada penggunaan anggaran negara pada tahun 2018 hingga 2021.

Plt Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Entikong, Adi Rahmanto, mengatakan pejabat tersebut ditangkap setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan.

“Iya benar, Direktur BUMDes ditangkap penyidik setelah melalui serangkaian pemeriksaan terhadap 3 saksi pada perkara tersebut,” kata Adi, kepada media, dikutip Kamis (11 Juli 2024).

Dijelaskannya, HS terindikasi telah melakukan penyimpangan keuangan atau pengelolaan dana bantuan Menteri Desa pada tahun 2018-2021 sebesar Rp 350 juta.

“Selain itu, HS juga diketahui menyelewengkan dana penyertaan modal dari 5 desa sebesar Rp 150 juta,” ungkapnya.

Adapun 5 Desa tersebut adalah Desa Lubuk Sabuk, Desa Malenggang, Desa Sungai Tekam, dan Desa Semongan.

“HS membuat laporan pertanggungjawaban fiktif dan diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 498 juta,” ujarnya.

Atas dugaan korupsi itu, HS dijerat Undang-Undang hukum pidana tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik Kejaksaan Negeri meyakini masih memungkinkan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *