DPR!! 8.400 Kuota Haji Reguler Hilang Akibat Keputusan Sepihak Kemenag

Global, Headline, Nasional254 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Komisi VIII DPR RI, mensinyalir adanya indikasi pelanggaran Undang-Undang terkait pengurangan kuota haji regulur dan penambahan kuota haji khusus atau ONH Plus oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Kemenag dikabarkan telah mengubah secara sepihak kuota haji regular dari 221.720 menjadi 213.320.

Sementara kuota haji khusus yang sebelumnya disepakati 19.280 bertambah menjadi 27.680.

“Pada November 2023, Komisi VIII DPR RI dan Menteri Agama telah menyepakati kuota haji Indonesia 1445H/2024M sebanyak 241.000 jemaah,” kata anggota Komisi VIII DPR RI, Wisnu Wijaya, dalam keterangannya, dikutip Selasa (18 Juni 2024).

Dijelaskannya, dari jumlah yang disepakati itu, belakangan diketahui berubah tanpa pemberitahuan ke DPR RI.

“Perubahan jumlah itu, terungkap dalam Rapat Dengan Pendapat bersama Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh,” ungkapnya.

Dalam perkara ini, kata Wahyu, Kemenag telah mengurangi jatah kuota haji reguler sebanyak 8.400 dan dialihkan untuk jemaah haji khusus.

“Kendati hal itu atas dasar kebijakan otoritas Arab Saudi lewat sistem E-Hajj, namun Kemenag seolah tidak mengindahkan hasil rapat bersama,” terangnya.

Anggota DPR Ri dari fraksi PKS itu menilai apa yang dilakukan Kemenag itu menjadi akar masalah adanya indikasi pelanggaran peraturan perundang-undangan.

“Selain dinilai menumbur aturan, Kemenag, juga dinilai tidak melihat Komisi VIII DPR terkait perubahan alokasi kuota haji yang tidak sesuai dengan hasil kesepakatan Panja BPIH,” pungkasnya.

Atas kebijakan sepihak itu, kata Wisnu, telah mengakibatkan 8.400 jemaah haji regular kehilangan haknya untuk bisa menunaikan ibadah haji. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *