DPR Akan Memanggil Pemerintah Terkait Pemotongan Gaji Karyawan Untuk Tapera

Headline, Nasional69 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Rencana pemberlakuan Tabungan perumahan rakyat (Tapera) lewat pemotongan gaji sebesar 2,5 persen bagi pekerja di Indonesia, mengundang tanda tanya DPR RI.

Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar mengatakan pihaknya akan memanggil Pemerintah untuk meminta penjelasan terkait hal tersebut.

“Kita tidak ingin rencana pemerintah itu nantinya memberatkan masyarakat. Apalagi saat ini ekonomi di kalangan menengah ke bawah mengalami kelesuan,” kata Muhaimin, kepada media, Selasa (28 Mei 2024).

Dijelaskannya, bahwa DPR dalam waktu dekat akan memanggil pihak-pihak dari pelaksana program tersebut untuk dikonfirmasi.

“DPR akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang berwenang terkait hal itu,” ungkap Muhaimin.

Ketua Umum PKB yang akrab disapa Cak Imin itu juga memastikan pihaknya melakukan evaluasi.

“Jadi selain pemerintah, DPR juga berencana akan memanggil kelompok buruh dan industry perbankan yang terlibat dalam program tersebut,” ucapnya.

Diketahui, kebijakan pemotongan gaji pekerja di Indonesia itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Mei 2024.

Pasal 5 PP Tapera mengatur setiap pekerja dengan usia paling rendah 20 tahun atau sudah menikah yang memiliki penghasilan paling sedikit sebesar upah minimum diwajibkan menjadi peserta Tapera. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *