DPR RI Ingatkan Pemerintah Antisipasi Pelemahan Rupiah

Global, Headline, Nasional292 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id- Komisi XI DPR RI mengingatkan Pemerintah dan Bank Indonesia untuk melakukan antisipasi guna menghadapi pelemahan rupiah akibat dinamika tren pasar global yang signifikan mengalami perubahan tajam. Mereka mendesak adanya penyesuaian terhadap kebijakan fiskal dan moneter.

“Pelemahan rupiah sangat berat karena ini bukan faktor domestik. Kondisi yang terjadi terhadap (pelemahan) rupiah adalah faktor global. Saya kira memang karena adanya konflik, negara-negara merger market ini kehilangan dana atau terjadi outflow ke Amerika, jadi Amerika meningkatkan suku bunga,” ungkap Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara Selasa (7 November 2023).

Ditambahkannya, tren penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terindikasi pudar pada awal November. Secara mendadak, rupiah cenderung melemah terhadap dolar AS hingga mendekati level Rp16.000. Di sisi lain, The Fed memutuskan menahan suku bunga di level 5,25-5,50 persen pada pada pertemuan September lalu. Namun, bank sentral AS tetap memberi sinyal untuk menaikan kembali pada tahun ini.

Sementara itu, pada bulan Oktober lalu, Biro Statistik China (NBS) telah mengumumkan PMI Manufaktur Cina mengalami penurunan menjadi 49,5 pada bulan Oktober 2023 dari 50,2 pada bulan September lalu. Indikasi penurunan ini menandakan perkembangan sektor di Cina semakin melambat.

“Mata uang kita ini masih tergolong kuat dibanding negara-negara lain yang mengalami pelemahan. Mudah-mudahan kerja sama (dan) kolaborasi antara pemerintah dengan Bank Indonesia dapat mengatur moneter ini betul-betul membuat rupiah kembali survive,” tutupnya. (red)

By: Hadid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *