DPR RI Temukan Dugaan Perdagangan Minyak Ilegal di Indonesia

Jakarta, sinarindonesia.id– Dugaan perdagangan minyak ilegal di Indonesia yang lolos dari pengawasan Kementerian ESDM, mendapat sorotan Komisi VII DPR RI.

Kecurigaan itu menjadi perhatian, karena hingga kini tidak ada keterbukaan dan informasi lengkap terkait bentuk pengawasan yang dilakukan pemerintah.

“Hingga kini, kita tidak tahu sejauh mana pengawasan Ditjen Migas Kementerian ESDM dalam jual beli minyak di Indonesia,” kata Anggota Komisi VII DPR RI Hendrik Halomoan Sitompul, dalam rapat dengan pendapat, dikutip Kamis (30 Mei 2024).

Dijelaskannya, sudah seharusnya perdagangan minyak di Tanah Air mudah untuk dipantau. Tapi persoalan itu tidak terjadi di Indonesia.

“Saya khawatir perdagangan minyak dan BBM di Indonesia penuh sandiwara. Saya ngak tahu pedagang atau agen itu dapat minyak dari mana,” ungkapnya.

“Tidak salah kalau kita mengenal meney laundry, saya nyatakan di Indonesia terjadi oil gas laundry,” sambungnya.

Atas dugaan itu, fraksi dari partai Demokrat itu juga meminta Dirjen Migas untuk mendalami soal temuan yang disampaikan.

“Kapan perlu, panggil seluruh pemilik izin niaga umum (INU) migas,” ucapnya.

Untuk Perusahaan INU, dikatakan Hendrik, mungkin tidak semua orang tahu seperti layaknya Pertamina.

Namun kenyataannya, Perusahaan itu besar dan dari mana kepemilikan minyak atau BBM termasuk pemilik INU bisa mendapatkan pasokan minyak yang selalu baik.

Jika persoalan ini tidak ada tindaklanjutnya dari Dirjen Migas, Komisi VII DPR RI menyatakan siap untuk membentuk tim investigasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Ditjen Migas terkait kecurigaan yang disampaikan wakil rakyat tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *