DPRD Terpilih Kota Kupang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kredit Fiktif Senilai Rp100 Miliar

Kupang, sinarindonesia.id– Anggota DPRD terpilih Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikabarkan ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai tersangka dugaan kredit fiktif di Bank NTT senilai Rp 100 Miliar.

Yang bersangkutan, merupakan mantan Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT dan merangkap Plt Direktur Utama.

Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Tongam L Tobing, mengatakan dugaan tindak pidana perbankan itu terjadi di kantor pusat Bank NTT pada tahun 2019.

“Atas dugaan itu, kami kemudian melakukan penyelidikan dan ditemukan telah terjadi tindak pidana perbankan oleh tersangka,” kata Tongam, kepada media, dikutip Minggu (7 Juli 2024).

Dijelaskannya, anggota DPRD terpilih atas nama Absalam Sine, ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kadiv Pemasaran Kredit Bank NTT, Beny Rinaldy.

“Yang bersangkuta ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Divisi Pemasaran Kredit,” ungkapnya.

Jauh sebelumnya, OJK telah melakukan berbagai upaya mulai dari tahapan pengawasan, pemeriksaan khusus hingga penyelidikan dan penyidikan.

Dari hasil pemeriksaan, pencairan kredit yang dilakukan tersangka, Dimana sebagian dananya tidak dialokasikan sesuai tujuan kredit.

“Keduanya dengan sengaja membuat pencatatan palsu dalam proses pemberian tiga fasilitas kredit kepada debitur PT Budiman Pundinusa dengan nilai Rp100 Miliar,” terangnya.

Atas dugaan tindak pidana perbankan itu, kedua tersangka dijerat Undang-undang hukum pidana tentang perbankan, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *