Dua Incumbent Anggota DPRD dicoret dari DCT Karena Korupsi

Daerah, Headline, Politik261 Dilihat

Kepri, sinarindonesia.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Riau, dikabarkan mencoret daftar calon tetap (DCT) dua calon legislatif (Caleg) DPRD setempat. Kedua caleg dari Partai Golkar dan NasDem itu diketahui tersandung kasus korupsi.

“Keduanya telah divonis bersalah di tingkat kasasi dalam kasus korupsi tunjangan rumah dinas DPRD Natuna periode 2011-2015,” kata Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi Kepri Fery Manalu, kepada awak media.

Dijelaskannya, kendati dinyatakan gagal dalam pencalonan, namun surat suara keduanya terlanjur dicetak dan terlihat di kertas suara pemilu saat masa pemungutan surat suara 14 Februari 2024 mendatang.

“Jika ada perolehan suara untuk dua caleg terpidana korupsi tersebut, maka itu akan menjadi milik partai pengusung,” lanjutnya.

Saat ini, kata Fery, KPU tengah mensosialisasikan bahwa dua caleg itu tak lagi masuk DCT sebelum pencoblosan 14 Februari 2024 di setiap TPS yang meliputi Kabupaten Natuna dan Kabupaten Anambas.

“Hal ini dilakukan, sesuai peraturan di PKPU Nomor 25 Tahun 2023 Pasal 55 ayat 3,” ucapnya.

Diketahui, dengan dicoretnya dua caleg tersebut, maka akan tersisa 600 Caleg DPRD Provinsi Kepri yang memperebutkan 45 kursi dari 7 Daerah Pemilihan (Dapil).

“KPU Kepri mengambil Tindakan setelah menerima salinan keputusan dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang,” ungkapnya.

Dalam perkara tindak pidana korupsi itu keduanya terbukti memberikan tunjangan perumahan dinas pimpinan dan anggota DPRD Natuna periode 2011-2015 yang merugikan keuangan negara Rp7,7 miliar. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *