Dua Kelompok Massa Terlibat Bentrok Akibat Pengaruh Minuman Keras

Ambon, sinarindonesia.id– Bentrok dua kelompok warga di Kota Ambon, Maluku, Minggu (18 Februari 2024), dikabarkan pecah dan mengakibatkan satu orang terluka. Aksi saling lempar menggunakan batu itu mengakibatkan sebuah bangunan rusak dan papan reklame pecah.

Dari lokasi kejadian, diketahui bentrokan itu pecah tepatnya di perbatasan perkampungan warga Batabara dan Barak, Kayu 3, Negeri Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Kami kurang tahu penyebab terjadinya bentrokan, dengar ada bentrok dari bunyi tiang listrik, datang ke sini sudah ada petugas,” kata Andi salah seorang warga, kepada media, Minggu (18 Februari 2024).

Di lokasi kejadian, terlihat puluhan aparat TNI-Polri bersenjata laras panjang berupaya membubarkan massa. Kedua massa yang terlibat bentrok, spontan kabur, dengan kedatangan petugas.

Akibat aksi saling serangan tersebut, pecahan batu hingga botol, terlihat berserakan di lokasi. Semenatar arus lalu lintas yang sebelumnya sempat terganggu akhirnya berangsur normal.

Kapolresta Ambon dan Pulau Lease Kombes Driyano Andri Ibrahim, mengatakan sebelum bentrokan terjadi dua kelompok pemuda diketahui berkumpul di satu titik lokasi.

“Sesuai informasi yang kami terima ada dua kelompok sedang kumpul-kumpul, mungkin sedang meminum minuman keras, kemudian mereka seperti ada cekcok hingga terjadi keributan di sini,” kata Andri.

Kendati sempat terjadi saling lempar batu, situasi dan kondisi di wilayah perbatasan dua kampung itu, diklaim Andri sudah berangsur aman terkendali setelah personel gabungan TNI-Polri dikerahkan ke lokasi.

“Kondisi berangsur aman, aparat sudah melarai kelompok pemuda yang bertikai, tokoh-tokoh masyarakat disini juga sempat melarai, jadi sejauh ini sudah aman,” ungkapnya.

Akibat aksi saling serang tersebut, kata Andri, terdapat korban luka dan sudah dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perananganan medias.

“Ada satu orang terluka, korban sudah dibawa ke puskesmas terdekat,” pungkasnya.

Sebagai Langkah antisipasi, puluhan personil gabungan TNI-Polri kini disiagakan di lokasi agar terhindar dari kemungkinan terjadinya serangan susulan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *