Dua Orang Tewas Terseret Banjir di Roken Hilir dan Pekanbaru

Riau, sinarindonesia.id– Dua orang warga di Rokan Hilir dan Pekanbaru, Riau, dikabarkan tewas terseret arus banjir. Kabar itu diketahui, setelah salah seorang warga melihat helm mengapung diatas genangan air.

“Saat itu ada warga bernama Riduanto melintas pakai pompong hendak bekerja. Ia melihat ada helm mengapung di air dan jaraknya dari jalan aspal sekitar 5 meter,” kata Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto, kepada awak media, Senin (1 Januari 2024).

Dijelaskannya, karena merasa curiga, pria itu kemudian mendekati helm tersebut. Ia terkejut melihat ada seorang laki-laki tersangkut di tanaman duri dan kayu dengan helm masih terpasang.

Warga tersebut langsung menghubungi perangkat Desa Sekapas. Selanjutnya dari Desa Sekapas menghubungi Bhabinkamtibmas.

“Kami turun dan mengecek ke lokasi. Korban lalu dibawa ke Puskesmas dan hasil visum tidak ada ditemukan luka atau tanda kekerasan,” ungkapnya.

Selain jenazah korban, pihaknya juga menemukan sepeda motor korban. Diduga korban tewas karena jatuh saat menerobos banjir di jalan lintas Sekelapas.

Dilokasi berbeda, di Pekanbaru, Riau, seorang bocah berusia 13 tahun bernama Rizki Ramadhan dilaporkan hanyut di Sungai Kelulut selebar 4 meter di Marpoyan Damai.

Berdasarkan informasi dilapangan, korban saat itu tengah bermain dengan temannya saat hujan deras. Mereka pergi mandi ke Sungai kelutut yang melintasi perumahan dengan lebar 4 meter.

“Korban sempat diteriaki rekannya, untuk tidak main samapi ke tengah karena arus cukup deras. Himbauan rekannya tak dihiraukan, akhirnya korban tenggelam,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana, kepada awak media.

Kepolisian bersama tim gabungan dari Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kemudian melakukan pencarian. Hanya berselang beberapa jam jasad korban berhasil ditemukan dan dibawa ke rumah duka. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *