Dua Warga Kritis dianiaya Prajurit TNI AD Menggunakan Sangkur

Daerah, Headline, Kriminal191 Dilihat

Banda Aceh, sinarindonesia.id– Seorang prajurit TNI AD berinisial Serda DA (25), dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap dua orang warga di sebuah kamar kos di Desa Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Korban kritis di Rumah Sakit akibat luka sabetan senjata tajam jenis sangkur dari dua orang pelaku, yang satu diantaranya merupakan warga sipil.

Kapolsek Banda Raya, AKP Abdul Halim, saat dikonfirmasi mengatakan salah satu pelaku penganiayaan itu diketahui seorang prajurit TNI AD yang bertugas di Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) Iskandar Muda.

“Pelaku telah diamankan satuannya disampingi penyidik kepolisian,” kata Abdul Halim, kepada media, dikutip Minggu (17 Maret 2024).

Kepada penyidik, pelaku DA mengaku melakukan penganiayaan itu bersama rekannya berinisial AL, yang kini buron.

“Pelaku melakukan penganiayaan itu bersama rekannya (Sipil) yang saat ini masih buron,” ungkapnya.

Peristiwa penganiayaan berat itu, disikapi penyidik setelah masuknya laporan dari pihak korban dengan nomor: LP. B/9/III/Yan 2.5/2024/SPKT/Sek Banda Raya, tanggal 15 Maret 2024, tentang tindak pidana penganiayaan.

Saat diamankan, DA juga mengaku telah melukai dua warga atas nama Almizan dan Fahrulrazi. Korban mengalami luka tusuk yang diduga menggunakan sangkur.

“Dugaan itu muncul, setelah penyidik menemukan sebilah sangkur di lokasi kejadian,” ucapnya.

Belum diketahui motif penganiataan tersebut. Saat ini pelaku DA sudah diserahkan ke pihak TNI untuk diproses lebih lanjut.

“Untuk informasi dan tindak lanjut penyidikan, silakan langsung ke Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) Iskandar Muda,” pungkasnya. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *