Dugaan Ujaran Kebencian Ade Armando Mulai diselidiki Polisi

Daerah, Headline, Politik119 Dilihat

Yogyakarta, sinarindonesia.id– Dugaan penyebaran ujaran kebencian oleh Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menyangkut tudingan politik dinasti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai diselidiki Kepolisian.

“Dalah tahap penyelidikan,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda DIY AKBP Verena SW kepada media, Kamis (7 Desember 2023).

Sementara untuk kelanjutannya, pihaknya belum mengungkap Langkah-langkah yang dilakukan Polri dalam penyelidikan dugaan kasus tersebut.

“Secepatnya akan di-update jika sudah ada perkembangan,” kata Verena.

Diketahui, pegiat media sosial dan Politikus PSI Ade Armando dilaporkan ke Polda DIY oleh Prihadi Beni Waluyo selaku koordinator Aliansi Masyarakat Jogja Istimewa, Rabu (6 Desember 2023).

Ade Armando dilaporkan dengan tuduhan penyebaran ujaran kebencian sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat 2 UU ITE imbas ucapannya yang menuding DIY sebagai perwujudan politik dinasti.

Sehari berselang, Ade Armando kembali dilaporkan ke Polda DIY oleh Lurah Karangwuni, Kulon Progo bernama Anwar Musadad.

Saat pelaporan, ia didampingi Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) yang sempat menggeruduk Kantor DPW PSI DIY, Senin (4 Desember 2023).

Anwar mengaku pelaporan didasari rasa sakit hati atas ucapan Ade Armando yang menuding DIY sebagai manifestasi dinasti politik sesungguhnya. Ia mengatakan, dirinya selaku lurah dengan peran pemangku keistimewaan merasa tak terima. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *