Eks Gubernur Bangka Belitung dan 3 Direktur Perusahan Mitra PT Timah Diperiksa Kejagung

Jakarta, sinarindonesia.id– Eks Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, bersama tiga direktur Perusahaan swasta, diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung).

Ke empat orang tersebut diperiksa sebagai saksi atas dugaan korupsi tambang timah yang merugikan negara hingga Rp 271 triliun.

Kepala Pusat Penkum Kejagung, Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulisnya, mengatakan pemeriksaan terhadap saksi terkait pidana korupsi pengelolaan tata niaga komunitas timah di wilayah IUP, PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

“Kami memeriksa 4 saksi, mulai dari mantan Gubernur Bangka Belitung dan tiga direktur Perusahaan swasta,” kata Sumedana, dalam keteranganya, dikutip Selasa (28 Mei 2024).

Dijelaskannya, bahwa empat orang saksi yang diperiksa adalah mantan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan.

Pemeriksaan dilakukan bersama tiga direktur Perusahaan swasta berinisial HT (Direktur CV Maria Kita), PSP (Wakil Direktur CV Mineral Jaya Utama), dan HS (Direktur CV Jaya Mandiri).

“Ketiga direktur Perusahaan itu merupakan Mitra IUJP PT Timah Tbk,” ucapnya.

Menurut Sumedana, keterangan saksi tersebut dibutuhkan, setelah pihaknya memeriksa sejumlah tersangka dari kasus dugaan korupsi tersebut.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kejaksaan Agung telah menetapkan 21 orang sebagai tersangka dan ditahan kejaksaan dengan dugaan kerugian lingkungan mencapai Rp 271 triliun.

Saat ini Kejaksaan Agung sedang menggodok jumlah kerugian negara dan kerugian perekonomian lainnya. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *