Empat Orang Terduga Korupsi Batubara PT PLN ditahan Kajati

Daerah, Headline, Kriminal2423 Dilihat

Kalimantan Tengah, sinarindonesia.id– Empat orang terduga kasus korupsi batubara di PT. PLN (persero) yang melibatkan enam perusahaan batubara, ditahan Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah (Kalteng).

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalteng Douglas Pamino Nainggolan, mengatakan tersangka yang ditahan berinisial TF selaku Manager PT. Geoservices Cabang Mojokerto yang diduga menerbitkan dokumen COA bongkar yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya atas batubara yang dipasok oleh PT. BIG ke PT. PLN (Persero) dan tersangka RRH selaku Direktur Utama PT. Borneo Inter Global (PT. BIG) selaku penyedia batubara yang spesifikasinya tidak sesuai dengan kontrak.

“Mereka ditahan di Rutan Kelas IIA Palangka Raya selama 20 hari, terhitung mulai 21 Desem#ber 2023 hingga 9 Januari 2024. Hal itu sesuai ketentuan Pasal 24 ayat (1) KUHAP,” katanya.

Dijelaskannya, sampai hari ini dari enam tersangka yang sudah ditetapkan tersebut, empat yang ditahan. Sedangkan untuk dua orang lainnya belum diputuskan karena berhalangan hadir. Namun bila hingga waktu ditentukan tidak hadir, maka akan dilakukan upaya paksa.

“Yang ditahan masih pihak swasta. Jalur bongkar perusahaan bandara JT di Kalteng, pelabuhan muat, di Kabupaten Barito Timur. Kemudian JT bongkar di Rembang dan kerugian negara belum dihitung dan belum bisa disebut,” bebernya.

Ditekankannya, ada dua alasan penahanan yakni alasan subjektif dan objektif, pasal yang disangkakan adalah Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tipikor, yang jelas tentu saja bisa dilakukan penahanan.

Kemudian secara subjektif untuk mempermudah penanganan perkara ke depannya agar tidak mengulangi perbuatannya atau mengantisipasi hilangkan barang bukti. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *