Enam Polisi Satu Polwan dan Satu Bhayangkari Terjaring Razia Pesta Narkoba di Kamar Hotel

Daerah105 Dilihat

Banjarmasin, sinarindonesia.id – Tim Gabungan Polresta Banjarmasin dan Polda Kalimantan Selatan menjaring 18 orang yang diduga sedang pesta narkoba di kamar Hotel. Mereka terdiri enam oknum polisi termasuk satu Polwan dan 12 warga sipil termasuk satu bhayangkari dari kamar 607 Hotel Pyramid Banjarmasin saat razia tempat hiburan malam Armani Executive Club, di Jalan Skip Lama Kecamatan Banjarmasin Tengah pada Minggu 9 Juni dini hari.

Diketahui, 6 anggota Polri tersebut adalah anggota Polres di wilayah Kalimantan Selatan. Keenam anggota Polri tersebut adalah Bripka FS dari Polres Banjar, Bripka AI dan Bripka CS dari Polres Tapin, Brigadir RA dari Polres Hulu Sungai Utara, Briptu RS dari Polres Barito Kuala dan Briptu AR merupakan Polwan dari Polres Tapin.

“Dari hasil tes urine, beberapa di antara mereka (oknum polisi,red) ditemukan positif menggunakan narkotika. Dari kamar juga ditemukan barang bukti bungkusan narkotika yang sempat dibuang ke belakang kamar, yang diduga milik dari orang-orang tersebut. Kita proses lebih lanjut, dan bagi para anggota Polri akan diserahkan ke Propam Polda Kalsel,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Sabana Atmojo Martosumito, usai memimpin razia, Minggu, 9 Juni 2024 dini hari.

Kapolres menjelaskan, kegiatan ini dilakukan bersama instansi terkait, seperti Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Badan Narkotika Nasional. Dalam kegiatan tersebut ada 18 orang yang diamankan, dari nomor kamar 607 di sebuah hotel kawasan Skip Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Pemeriksaan kamar Hotel Pyramid yang berlokasi di Jalan Skip Lama Kecamatan Banjarmasin Tengah itu merupakan razia gabungan dan penegakan ketertiban disiplin anggota Polri pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WITA hingga selesai. “Ke-18 orang di dalam kamar tersebut terbagi dalam empat kelompok. Tujuh orang perempuan dan 11 orang lainnya laki-laki,” katanya.

Sabana Atmojo mengatakan, dari banyaknya orang tersebut, di antaranya 12 orang warga sipil, dengan salah satunya adalah anggota Bhayangkari, dan 6 lainnya anggota Polri. “Mulanya kami periksa ruang karaoke namun kosong dan sepi pengunjung. Setelah itu lanjut memeriksa ke kamar Hotel Pyramid yang satu kepemilikan dan satu kawasan dengan tempat karaoke Armani Executive Club,” katanya.

Sabana mengungkapkan petugas Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Banjarmasin dan Polda Kalsel menangani para oknum anggota Polri tersebut guna penyelidikan lebih lanjut. “Enam oknum polisi yang di antaranya ada berstatus anggota Bhayangkari tersebut bukan berasal dari Polresta Banjarmasin sehingga langsung kami serahkan ke Bidang Propam Polda Kalsel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Sabana didampingi Kasi Propam Polresta Banjarmasin AKP Chair dan Kabag Ops Kompol Made Subagya.

Sementara itu, 11 warga sipil yang turut diamankan petugas, dituturkan Sabana, ditangani Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin untuk menjalani tes urine dan proses lebih lanjut. “Kami sedang menunggu hasil pemeriksaan termasuk hasil tes urine karena ada dugaan mereka menggelar pesta narkoba di dalam kamar hotel,” ujar Sabana Atmojo.

Rajia Bocor

Sabana menegaskan akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran berupa pidana umum maupun penyalahgunaan narkoba yang dilakukan masyarakat ataupun oknum polisi. Sebelum melakukan razia, kata Sabana, pihaknya mengaku terjadi kebocoran informasi sehingga para oknum polisi yang semula di tempat karaoke itu beralih ke kamar hotel.

Namun petugas dapat mengendus modus tersebut. “Berawal ada suara musik keras di dalam kamar hotel, kemudian kita meminta manager hotel untuk buka dan ditemukan 18 orang tersebut. Diduga ada yang mengkoordinir mereka untuk bersembunyi ke kamar selama pemeriksaan di tempat karaoke,” katanya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *