Enam Prajurit TNI ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Relawan Ganjar

Boyolali, sinarindonesia.id– Enam orang prajurit TNI Kompi B Yonif Raider 408/Suhbrastha Boyolali, Jawa Tengah, ditetapkan penyidik TNI sebagai tersangka. Mereka terbukti melakukan penganiayaan terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Jalan Perintis Kemerdekaan, pada Sabtu (30 Desember 2023).

“Sesuai bukti yang diperoleh dan keterangan para terperiksa, saat ini penyidik Denpom IV/4 Surakarta telah mengerucutkan 6 (enam) orang pelaku, masing-masing Prada Y, Prada P, Prada A, Prada J, Prada F dan Prada M,” kata Kepala Penerangan Kodam IV Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison, kepada awak media, Selasa (2 Januari 2024).

Dijelaskannya, hingga kini penyidik TNI terus berupaya mendalami dan melakukan pengembangn proses penyelidikan dan penyidikan.

“Untuk saat ini, Penyidik masih bekerja untuk terus mengungkap dan mengembangkan proses penyelidikan dan penyidikan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Komandan Polisi Militer Kodam IV Diponegoro (Danpomdam) Kolonel CPM Rinoso Budi, sempat menjelaskan bila 15 anggota TNI yang diamankan dan diperiksa tidak semua terlibat dalam pemukulan atau penganiayaan, namun ada juga yang berperan Lain.

“Dari 15 prajurit yang diperiksa, tidak semuanya melakukan pemukulan atau penganiayaan. namun ada peran lain seperti bawa motor korban, tarik korban dan lainnya,” bebernya.

Dipastikannya, dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku penganiayaan mengaku terganggu dan akhirnya emosi karena suara knalpot brong yang terus diblayer-blayer oleh banyak relawan Ganjar-Mahfud yang melintasi jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali, tepatnya depan Markas Kompi 8 Yonir Raiders 408. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *