Gaji Rp 300 Ribu Kuitansi Rp 9 Juta Guru Ngadu ke DPR Disdik Kebakaran Jenggot

Jakarta, sinarindonesia.id– Puluhan guru honorer di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, menjadi korban pemotongan gaji yang diduga dilakukan Kepala Sekolah. Gaji yang diterima sebesar Rp 300 ribu, di Kuitansi Rp 9 Juta. Melalui Forum Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia (Forgupaki), para guru mengadukan persoalan tersebut ke Komisi E DPR RI.

“Ada guru hanya terima gaji Rp 300 Ribu, di Kuitansi Rp 9 Juta,” kata Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah, sesuai laporan yang diterima, Senin (27 November 2023).

Dijelaskannya, gaji tidak layak itu diterima guru agama Kristen di SDN Malaka Jaya 10, Duren Sawit, Jakarta Timur. Ia mendesak Dinas Pendidikan DKI mencopot kepala sekolah yang bermasalah. Sebab, ia menduga tidak hanya satu guru yang gajinya dipotong.

“Mudah-mudahan Dinas Pendidikan tidak main mata dan melindungi kepala sekolah yang seperti itu,” ujarnya.

Legislator PDI Perjuangan itu mencatat setidaknya ada 40 nama guru agama Kristen yang digaji rendah. Selain itu, mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun tidak terdaftar di Dopodik.

“Hari gini masih ada guru honorer yang sudah mengabdi selama 20 tahun tapi datanya tidak terdaftar di dapodik? Hal-hal yang menjadi domain Dinas Pendidikan DKI Jakarta itu harus diselesaikan segera,” tuturnya.

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta yang sebelumnya sulit dikonfirmasi akhirnya buka suara. Pengaduan guru honorer yang gajinya dipotong oleh kepala sekolah akan diusut tuntas.

“Dalam proses pendalaman oleh tim kami,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo kepada media, Senin (27 September 2023).

Dinas Pendidikan DKI Jakarta, berjanji akan menuntaskan persoalan tersebut. Jika terbukti, tidak menutup kemungkinan persoalan itu dibawa ke ranah hukum. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *