Gudang LPG Meledak Tempat Praktik Pengoplosan

Denpasar, sinarindonesia.id– PT Pertamina Patra Niaga menyebutkan bahwa gudang Liquified Petroleum Gas (LPG) yang meledak hingga hangus terbakar di Denpasar, Bali, diduga melakukan praktik pengoplosan.

Dipastikannya, bahwa gudang elpiji tersebut bukan agen atau pangkalan resmi.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Ahad Rahedi, mengatakan gudang yang hangus terbakar itu adalah tempat praktik pengoplosan.

“Kami menduga bahwa gudang LPG itu merupakan tempat praktik pengoplosan,” kata Rehadi, kepada media, dikutip Senin (10 Juni 2024).

Dijelaskannya, gudang LPG yang hangus terbakar itu bukan agen dan pangkalan resmi setelah tim internal BUMN mengecek ke lokasi kejadian.

“Dugaan pengoplosan gas itu menguat setelah tim menemukan tabung gas mulai ukuran subsidi 3 Kilogram, 12 Kilogram dan 50 Kilogram di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina saat ini menunggu hasil investigasi dari aparat kepolisian terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Gudang gas elpiji di Jalan Cargo Taman, Kelurahan Ubung Kaja, Kota Denpasar, Bali, dikabarkan meledak hingga hangus dilalap sijago merah.

18 karyawan Perusahaan, dilaporkan kritis dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar serius akibat kebakaran tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.50 Wita.

“Akibat kebakaran itu 18 karyawan menderita luka bakar,” kata Jansen, kepada media, Minggu (9 Juni 2024).

Dijelaskannya, seluruh korban dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Bali.

“3 orang di Rumah Sakit Surya Husada, 4 orang di Rumah Sakit Mangusada, satu orang di Rumah Sakit Wangaya, 2 orang di Rumah Sakit Bali Med, dan 8 orang di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah atau Sanglah, Denpasar,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kebakaran gudang gas elpiji milik CV Bintang Bagus Perkasa di Jalan Kargo Taman, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, terjadi sekitar pukul 06.10 WITA.

“Saat kejadian para saksi mendengar ledakan beberapa kali dan melihat sejumlah pekerja keluar dan melompat dari gudang gas elpiji dalam keadaan terluka bakar,” ungkapnya.

Dari kejadian itu, saksi kemundian menghubungi pemadam kebakaran. Lima Unit mobil dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *