Gunung Lewotobi Laki laki Keluarkan Letusan Bandara Gewayantana ditutup

Flores Timur, sinarindonesia.id– Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Gewayantana, Puguh Lukito, mengajukan penutupan bandara hingga sore hari ini. Penutupan itu mendadak dikabarkan, akibat letusan Gunung Lewotobi Laki-laki dan ditetapkannya status level IV atau awas.

“Status penutupan Bandara Gewayantana Rabu 10 Januari 2024 dari pukul 08.00-16.00 Wita,” kata Puguh Lukito, kepada awak media, Rabu (10 Januari 2024).

Dijelaskannya, penutupan Bandara Gewayantana mengakibatkan sejumlah maskapai tidak bisa terbang. Salah satunya adalah Wings Air dari Kupang-Larantuka dengan 20 penumpang dan Larantuka-Kupang dengan 62 penumpang.

Untuk informasi selanjutnya, dipastikan Puguh, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk terus mengamati aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.

Diberitakan sebelumnya, status Gunung Api Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditingkatkan ke level IV atau awas. Masyarakat Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura diminta untuk mengosongkan atau meninggalkan Kawasan pemukiman mereka.

“Satu desa sektoral barat laut-utara itu harus dikosongkan. Dari peta KRB, itu Desa Dulipali,” kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi, Herman Yosep, kepada awak media, (10 Januari 2024).

Dijelaskannya, peningkatan status gunung api tersebut sesuai informasi yang dilangsir Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM.

Dilihat secara visual, terhitung tanggal 1 hingga 9 Januari 2024 tertangkap adanya aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. Gambaran memperlihatkan peningkatan tinggi kolom erupsi maksimum 1.500 Meter dari pusat erupsi di area sebelah barat laut-utara kawah. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *