Hutama Karya!! Korupsi Pengadaan Tanah JTTS Tidak Berkaitan Dengan Penyertaan Modal Negara

Jakarta, sinarindonesia.id– Dugaan korupsi pengadaan tanah di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), ditegaskan PT Hutama Karya, tidak ada kaitannya dengan penyertaan modal negara (PNM) JTTS.

PNM yang diterima Hutama Karya dari 2015-2024 senilai Rp 131,14 triliun, rata-rata digunakan untuk membangun tuas tol JTTS diluar pengadaan tanah.

Direktur Utara PT Hutama Karya, Budi Harto, menegaskan bahwa dugaan korupsi itu dipastikan tidak ada kaitannya dengan penyertaan modal negara.

“PNM, seluruhnya digunakan untuk Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera di luar pengadaan tanah,” kata Budi, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (8 Juli 2024).

Dijelaskannya, bahwa dugaan korupsi yang menjerat Mantan Dirut Hutama Karya, Bintang Perbowo itu murni korupsi pengadaan tanah.

“Bahkan, dugaan korupsi itu juga tidak ada kaitannya dengan upaya pengembangan properti lainnya. Karena lahan yang dimaksud bukan termasuk Pembangunan JTTS,” pungkasnya.

Ditegaskan Budi, persoalan itu diungkapkan, sebagai jawaban atas pernyataan sejumlah wakil rakyat terkait dugaan korupsi tersebut.

Diketahui, Mantan Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo, ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengadaan tanah di JTTS.

Hingga berita ini diterbitkan, Bintang Perbowo belum diperiksa dan ditahan KPK. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *