Jokowi Menitip Pesan Kepada Presiden Terpilih Nantinya Berhati-Hati Dalam Mengelola Anggaran Negara

Palembang, sinarindonesia.id– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada Pemerintahan baru setelah kepemimpinannya, untuk berhati-hati dalam mengelola keuangan negara. Dikatakannya, bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan Jumlah penduduknya hampir 280 juta jiwa.

“Saya berharap pemerintahan baru nanti agar dapat berhati-hati dalam mengelola negara, mengelola APBN dan sebagainya,” kata Jokowi, kepada media di Palembang, dikutip Sabtu (2 Maret 2024).

Dijelaskannya, Adapun hal yang perlu diperhatikan adalah pengelolaan ekonomi, politik dan sebagainya.

“Terutama dalam mengelola ekonomi, politik dan sebagainya, harus berhati-hati agar tidak keliru mengelola negara,” harap Jokowi.

Diungkapkannya, bahwa periode kedua pemerintahan Jokowi bakal berakhir pada Oktober 2024. Ia sudah menjabat sebagai Presiden ketujuh Indonesia sejak 20 Oktober 2014.

“Selain dibutuhkan pemerintahan dengan syarat penuh kehati-hatian, Jokowi juga menilai Indonesia bisa menjadi negara maju dalam tiga periode kepemimpinan ke depan,” sambungnya.

Sesuai catatan pemerintahannya, di beberapa tahun terakhir lanskap politik dan ekonomi global itu berubah, karena disrupsi teknologi dan juga adanya perubahan akibat interaksi lewat media sosial.

“Kondisi geopolitik saat ini sangat sulit dihitung bahkan ekonomi global ketidakpastiannya sulit dikalkulasikan,” pungkasnya.

Kendati demikian, Jokowi berpandangan bahwa dengan kondisi ketidakpastian dan adanya tekanan-tekanan di posisi itu, justru Indonesia memiliki peluang dan kesempatan melompat untuk menjadi negara maju. (Red)

 By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *