Jumlah Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia Terus Bertambah KPU Siapkan Santunan Rp36 Juta

Jakarta, sinarindonesia.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dikabarkan akan memberi santunan kepada anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas di Pemilu 2024. Setiap korban dipastikan akan menerima uang tunai Rp36 juta.

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, saat dikonfirmasi mengatakan pemberian santunan itu sesuai dengan ketentuan hukum yang diatur dalam PKPU Nomor 8 Tahun 2022. Selain itu, secara teknis juga diatur dalam Keputusan KPU Nomor 59 Tahun 2023.

“Adapun besaran santunan telah diatur berdasarkan Surat Menteri Keuangan S-647/MK.02/2022 melalui Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) di Tahapan Pemilihan Umum dan Tahapan Pemilihan,” kata Hasyim, kepada media, Sabtu (17 Februari 2024).

Dijelaskannya, untuk besaran santuan yang diterima setiap korban meninggal dunia sebesar Rp36 juta, ditambah dengan bantuan biaya pemakaman sebesar Rp10 juta.

Diungkapkan Hasyim, hingga hari ini KPU mencatat ada 35 orang meninggal dunia setelah menjalankan tugas proses penghitungan suara Pemilu 2024. KPU menjabarkan 23 di antaranya anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Data kematian dan sakit Badan Ad hoc periode tanggal 14-15 Februari 2024 update data, 16 Februari 2024, pukul 18.00 WIB meninggal 35 orang dengan rincian KPPS 23 orang,”

Dari 35 orang itu, kata Hasyim 3 diantaranya adalah panitia pemungutan suara (PPS) dan 9 petugas perlindungan masyarakat (linmas). Sementara untuk waktu penyerahan santunan akan dilakukan secepatnya.

“Kita upaya secepatnya bisa disalurkan. Saat ini petugas tengah melakukan singkronisasi pendataan dengan harapan penyerahan santunan dapat dipastikan sampai ke tangan yang berhak menenrimanya,” pungkasnya. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *