Kantor Gubernur Sumbar digeledah Kejaksaan Tinggi

Daerah, Headline, Kriminal130 Dilihat

Sumatera Barat, sinarindonesia.id– Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati), dikabarkan menggeledah Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar). Penggeledahan itu, terkait dugaan kasus korupsi di Dinas Pendidikan Sumbar pada tahun 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat, Hansastri, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan Kejati.

“Kami (Pemerintah daerah) mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan. Kami siap membantu mencarikan dokumen yang dibutuhkan penyidik untuk mengungkap dugaan tersebut,” kata Hansastri, kepada media, Senin (25 Maret 2024).

Dijelaskannya, saat itu tim Penyidik Kejaksaan Tinggi datang meminta sejumlah dokumen berkaitan dengan Dinas Pendidikan Sumbar tahun 2021.

“Salah satu dokumen yang diminta adalah buku catatan surat masuk dan surat ke luar dari Dinas Pendidikan pada tahun 2021. Kita telah serahkan dokumen tersebut pada tim,” ungkapnya.

Hansastri mengaku saat ini telah meminta sejumlah staf untuk membantu mencarikan dokumen terkait di Kantor Asisten Sekretariat Provinsi Sumbar.

Terpisah, Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumbar, Hadiman, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya menurunkan sekitar 25 orang petugas untuk melakukan pencarian dokumen tersebut.

“Kami mendatangi kantor gubernur setempat untuk melakukan penggeledahan dan mencari sejumlah barang bukti,” kata Hadiman.

Dijelaskannya, pencarian dan penggeledahan itu dilakukan karena saksi dari kelompok kerja (Pokja) terkait dugaan kasus korupsi Dinas Pendidikan Sumbar, tidak memberikan semua dokumen yang diminta.

“Adapun dokumen yang dimaksud disebut sudah hilang, pejabat sudah berganti hingga dokumen tidak ditemukan. Ternyata setelah kita cari, ternyata ada puluhan dokumen yang didapatkan,” pungkasnya.

Dari barang bukti yang ditemukan, tidak tertutup kemungkinan tim penyidik akan melakukan pencarian dokumen di rumah saksi (pejabat) yang berkaitan dengan kasus tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *