Kapal Asing Asal Filipina Tanpa Izin ditangkap Polisi di Laut Sulawesi

Sulawesi Utara, sinarindonesia.id– Sebuah kapal asing asal Filipina yang diduga ilegal dan masuk perairan Indonesia tanpa izin, diamankan Polairud Polda Sulawesi Utara (Sulut). Kapal tersebut diduga akan digunakan untuk praktek illegal fishing atau penangkapan ikan secara ilegal di laut Sulawesi.

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Kukuh Prabowo, saat dikonfirmasi, mengatakan kapal tersebut adalan kapal penangkap ikan Queen Davie asal negara Filipina yang dinakhodai pria berinisial RD (44).

Mereka ditangkap di wilayah Perairan ZEE, Laut Sulawesi. Penangkapan dilakukan oleh KP Baladewa-8002 milik Baharkam Polri di bawah kendali operasi Polda Sulut.

“Saat dilakukan pengecekan dan plotting posisi, ternyata kapal tersebut berada di wilayah Perairan Indonesia yaitu sekitar ± 4 NM di bawah garis batas wilayah Perairan ZEE, laut Sulawesi,” kata Kukuh, kepada media, Senin (11 Maret 2024).

Dijelaskannya, bahwa pelaku berinisial RD diamankan bersama 19 anak buah kapal (ABK). Dalam penangkapan tersebut, Polda Sulut menemukan sejumlah barang bukti adanya dugaan illegal fishing.

“Kami juga mengamankan 1 Unit kapal, 1 ekor ikan blue marlin, 5 kilo ikan campuran, 9 Unit katinting, 4.000 ikan air laut, cumi sejumlah ± 200 kg, 1 Unit GPS, 6 Unit radio dan 5 Unit handphone,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, akal bulus pelaku illegal fishing di laut Sulawesi biasanya masuk pada malam hari. Hal tersebut untuk mengelabui petugas yang berpatroli karena susah dilacak.

“Mereka masuk pada malam hari dan keluar pada pagi hari dengan memanfaatkan informasi dari nelayan Indonesia,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, diakui Kukuh negara mengalami kerugian sebesar Rp 15 miliar. Sementara pelaku diancam pasal 92 UU RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *