Kapuspen Mabes TNI Menyebutkan Bahwa Prabowo Subianto Tidak Pernah dipecat

Headline, Nasional173 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayor Jenderal Nugraha Gumilar menegaskan bahwa Prabowo Subianto tidak pernah dipecat dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Peristiwa pada tahun 1998 lalu itu, Prabowo diberhentikan dengan hormat.

“Sesuai Kepres nomor 62 /ABRI/98 tanggal 22 November 1998 isi keputusannya diberhentikan dengan hormat dan mendapatkan hak pensiun, tidak ada kata-kata pemecatan,” kata Nugraha, kepada media, dikutip Rabu (28 Februari 2024).

Dijelaskannya, bahwa reputasi Prabowo saat masih bertugas di ABRI menjadi sorotan lantaran bakal diberi gelar kehormatan oleh Presiden Joko Widodo. Prabowo bakal disematkan pangkat Jenderal pada hari ini.

Adapun Prabowo adalah lulusan Akademi Militer tahun 1974. Dia pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus. Pangkat terakhir Prabowo di militer adalah Letnan Jenderal dengan jabatan terakhir Pangkostrad.

Jenderal Bintang Tiga itu dicopot dari jabatan Pangkostrad oleh Presiden ketiga RI BJ Habibie terkait situasi nasional kala itu.

Saat ini, Prabowo menjabat menteri pertahanan di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi. Dia juga berstatus calon presiden nomor urut 2 pada Pilpres 2024.

Diberitaka sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan memberikan pangkat jenderal untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pemberian pangkat itu akan dilakukan saat Rapat Pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

“Bapak Prabowo diusulkan oleh Mabes TNI kepada Presiden untuk diberikan pangkat jenderal penuh dan insyaallah besok Pak Prabowo akan menerima tanda kehormatan kenaikan pangkat istimewa di Mabes TNI,” kata Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada media Selasa (27 Februari 2024).

Dijelaskannya, pangkat jenderal Prabowo adalah bentuk kenaikan pangkat secara istimewa. Hal itu, diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009.

“Kenaikan pangkat serupa juga pernah diterima beberapa perwira tinggi sebelumnya seperti Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), eks Kepala BIN AM Hendropriyono, dan beberapa tokoh militer lainnya,” Ungkap Dahnil.

Adapun Pemberian pangkat jenderal penuh kepada Prabowo Subianto didasarkan pada dedikasi dan kontribusinya selama ini di dunia militer dan pertahanan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *