Keluhan Warga Tidak Digubris Razia Kendaraan Mati Pajak di SPBU Tetap Digelar

Daerah, Headline250 Dilihat

Lampung, sinarindonesia.id- Keluhan masyarakat atas rencana Pemerintah Provinsi Lampung, akan menggelar Razia kendaraan mati pajak di SPBU, tidak digubris Sekda Provinsi Lampung. Pemprov pada intinya tetap menggelar Razia tersebut karena pajak itu akan dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk pelayanan publik dan Pembangunan.

“Kita juga mesti bayar pajak dan itu akan dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk pelayanan publik dan Pembangunan,” kata Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, kepada media Senin (6 November 2023).

Fahrizal memastikan Pemprov tetap akan menggelar razia kendaran mati pajak secara besar-besaran di SPBU. Razia di SPBU itu ditujukan untuk menertibkan seluruh pengguna kendaraan yang masih menunggak pajak.

“Warga negara punya hak untuk mendapatkan pelayanan. Tetapi warga juga harus menjalankan kewajibannya, salah satunya membayar pajak, Tegas Fahrizal.

Menurut Fahrizal, razia kendaraan mati pajak di SPBU tidak dilakukan sembarangan dan bukan untuk mempermalukan masyarakat. Melainkan untuk mendorong warga segera membayarkan pajak kepada negara.

“Pelaksanaannya di SPBU juga bukan sembrono, kita lihat juga jenis kendaraannya. Bukan berarti kita ingin membuka aib orang. Tapi mudah-mudahan dengan edaran ini orang segera membayar pajak,” harapnya.

“Kita juga tidak berharap sebetulnya pas di SPBU ketemu banyak pelanggar,” tuturnya.

Ditambahkannya, Pemprov Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah, selama ini telah mengadakan berbagai sosialisasi untuk taat pajak. Baik melalui sosmed, pesan singkat, dan juga aparatur desa. Menurut Fahrizal, saat ini untuk membayar PKB sudah sangat mudah karena bisa secara online.

Pemerintah belakang ini juga sudah melakukan pendekatan supaya seluruh wajib pajak itu mudah membayar, sampai di tingkat desa pun mereka bisa bayar, bisa dengan cara online. Hari Sabtu juga buka Samsat. Kita sudah melakukan upaya door to door, sudah melalui kepala desa, RT dan langsung ke rumah warga,” jelasnya.

Rencananya, razia di SPBU nanti, petugas dari Bapenda, Samsat, Polda dan Pol PP akan mengumumkan kendaraan mati pajak dengan speaker. Kemudian kendaraan mati pajak akan ditempel stiker pemberitahuan bahkan kendaraan itu menunggak pajak. (red)

By: Hadid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *