Ketua DPC Demokrat Dilaporkan Seorang Perempuan Atas Dugaan Penipuan

Daerah, Headline, Kriminal526 Dilihat

Lombok Tengah, sinarindonesia.id– Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Adi Bagus, dilaporkan seorang Perempuan berinisial MD ke Polisi. Pimpinan partai politik itu, dituduh melakukan penipuan dan penggelapan barang senilai puluhan juta rupiah.

“Kasus tersebut berawal dari perkara jual beli rumah di Lingkungan Ketejer, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, NTB, senilai Rp 115 juta pada 2021,” kata MD, kepada media, Jum’at (9 Februari 2024).

Dijelaskannya, setelah transaksi jual beli. Pada awal 2022, rumah itu hendak direnovasi dengan bantuan Adi Bagus yang diminta mencarikan tukang.

“Beliau mengajukan diri menggunakan tukang dari dia untuk melakukan renovasi rumah yang saya beli tersebut,” ungkapnya.

Setelah bersepakat, Adi Bagus kemudian meminta dua orang tukang bernama Nurham dan Maulana untuk mengerjakan rumah MD dengan nilai kontrak Rp100 juta.

“Dia bilang, ‘saya yang bangun. Udah gampang rumah itu, saya yang bangun itu. Saya yang bertanggung jawab’,” dalihnya.

Berselang beberapa minggu kemudian, Adi Bagus meminta uang senilai Rp100 juta untuk membayar tukang dengan kesepakatan melakukan renovasi rumah dalam tempo 5 bulan atau tuntas pada bulan Mei 2022.

“Kami terus berkomunikasi terkait kelanjutan Pembangunan. Namun hingga batas waktu yang ditentukan rumah MD tak kunjung selesai. Malah terakhir, dia minta supaya rumah itu dipasang genteng. Supaya bisa memasukkan instalasi listrik. Saya kasih lagi tambahan untuk,” ucapnya.

Karena rumah juga tak kunjung selesai tanpa kejelasan. MD akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Lombok Tengah.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat membenarkan ada aduan korban MD yang melaporkan dugaan penipuan yang dialaminya tahun 2023 lalu.

“Laporan ini masih pengaduan. Masih perlu penyelidikan. Karena dalam surat kami itu, tidak menyebutkan siapa pelakunya karena belum kami tetapkan (tersangka),” kata Syarif, kepada media. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *