Komisi VIII DPR RI Menyoroti Kejanggalan Perubahan Komponen BPIH yang Terjadi dalam Sekejap

Headline, Nasional158 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Tingginya kenaikan biaya haji tahun 2024, mendapat sorotan Komisi VIII DPR RI. Dengan tingginya biaya yang ditetapkan, Kementerian Agama harus mampu memberikan pelayanan maksimal.

“Kami tidak ingin jemaah kita hanya menerima nasi beserta kacang gosong yang tidak ramah lansia sebagaimana terjadi tahun lalu,” kata Wisnu Wijaya Anggota Komisi VIII DPR RI, dikutip dari dpr.go.id, Jum’at (24 November 2023).

Dijelaskan Wisnu, biaya haji tahun 2024 berhasil diturunkan dari usulan awal Kemenag di angka Rp105 juta menjadi Rp93,4 juta, bukan Rp94,3 juta. Kendati demikian, pihaknya masih belum puas dengan nilai penurunan tersebut karena masih terdapat sejumlah catatan.

“Kami mendesak agar Kemenag kembali melakukan penyisiran dengan teliti. Karena setelah kami kalkulasi, ada potensi penghematan nyaris Rp 1 Triliun. Itu baru dari komponen konsumsi saja,” tegas Wisnu.

Selanjutnya, Legislator Fraksi PKS ini juga menyoroti kejanggalan atas berubahnya angka pada salah satu komponen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2024 dalam sekejap. Contohnya, pada perbedaan angka yang sempat muncul pada komponen Biaya Penerbangan (PP) di Rapat Panja BPIH, Rabu (22 November 2023).

“Sebelum rapat biaya komponen penerbangan (PP) tertera senilai Rp33.327.838,00. Namun kemudian ketika rapat kembali dimulai terdapat lembaran lain dengan angka sebesar Rp33.427.838,00 atau naik Rp100.000,00 tanpa konfirmasi,” beber Wisnu. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *